Healthier Noodle for Healthier You

Mi instan bak dewa penyelamat dalam kondisi darurat. Ia dapat ditemukan di mana saja. Harganya relatif murah sehingga dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, mi instan juga sangat mudah dan cepat untuk diolah. Tinggal merebus dengan air, lalu mencampurnya dengan bumbu-bumbu yang sudah disediakan, mi pun siap dinikmati.
Namun, di balik kemudahan ini, ada kekhawatiran yang kerap tersimpan. Kadar natrium, lemak, dan karbohidrat dalam mi instan cukup tinggi, sedangkan kandungan protein, serat, vitamin, dan mineralnya rendah. Karena itu, terlalu sering mengonsumsi mi instan membuat tubuh kekurangan asupan nutrisi penting. Selain itu, risiko terserang penyakit jantung, strok, dan diabetes juga meningkat.

Untungnya, saat ini ada alternatif mi yang lebih sehat: Lemonilo dan Sedaap Baked. Generasi baru mi instan ini dimasak dengan dipanggang, bukan digoreng, sehingga kandungan lemaknya lebih rendah daripada mi instan pada umumnya. Pewarnanya menggunakan sayuran, bukan pewarna buatan. Tidak ada tambahan penguat rasa sehingga kadar natriumnya lebih rendah. Kalorinya pun lebih rendah.
Lemonilo—yang menggunakan bahan-bahan alami seperti tepung mocaf/singkong, daun bawang, dan seledri untuk pembuatan mi—punya beberapa varian rasa. Ada Lemonilo Soto Koya, Lemonilo Ayam Bawang, Lemonilo Mi Goreng, Lemonilo Soto Kare, dan Lemonilo Rendang Padang untuk kamu yang menyukai cita rasa makanan lokal Indonesia. Sementara, untuk kamu yang suka makanan Korea atau Jepang, ada Lemonilo Pedas Korea dan Lemonilo Ramen Jepang.

Sementara itu, Mi Sedaap Baked memiliki dua varian rasa, yaitu mi goreng dan soto. Mi gorengnya terbuat dari bayam dan dilengkapi dengan crispy seaweed sebagai toping. Sementara itu, yang rasa soto terbuat dari bayam, kunyit, dan rempah pilihan, dilengkapi dengan toping koya gurih dan daun jeruk yang crunchy.
Dengan adanya pilihan mi yang lebih sehat ini, kini kamu bisa menikmati mi instan tanpa perlu waswas. Agar makin sehat, kamu bisa menambahkan sayuran segar atau sumber protein seperti daging dan telur. Imbangi juga dengan perbaikan pola hidup dan perbanyak aktivitas fisik. Salam sehat!